Header Ads

Tampilkan postingan dengan label peternakan bebek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peternakan bebek. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

Jual Telur Bebek Berkualitas

       jual telur bebek yg baik tempat di sedayulawas -brondong-lamongan-indonesia yg mau pesen silahkan datang ajach...............kidolan pereng gunong kendel


Jumat, 05 Oktober 2012

Pakan Alami, Perkecil Biaya Produksi Peternakan Itik

      Banyaknya peternak yang gagal dalam usaha beternak itik petelur, umumnya diakibatkan penghasilan yang tidak sebanding dengan modal yang harus dikeluarkan. Hal itu disebabkan, itik selalu membutuhkan bahan makanan yang cukup dan penuh kalori agar itik yang diternakkan memproduksi telur dengan baik setiap harinya.
Dari hasil survei yang dilakukan Biro Pusat Statistik (BPS), usaha peternakan itik baik milik usaha rumah tangga maupun usaha perorangan dengan minimal 3.000 ekor itik per peternak, yang berhasil mengembangkannya adalah peternak itik yang membuka usahanya di kawasan pesisir pantai di Sumatera Utara (Sumut).
Itu, karena daerah pesisir yang berdekatan dengan pantai membuat para peternak dengan mudah memperoleh dan membeli bahan pakan dari kaum nelayan dengan harga murah. Selain pakan tersebut berasal dari biota laut seperti siput, anak ikan dan sejenisnya yang dihasilkan nelayan sebagai limbah hasil tangkapan, biota air tersebut banyak mengandung kalori dan gizi yang diperlukan itik.
Sedangkan para peternak itik di daerah pemukiman yang jauh dari pantai seperti dataran tinggi, kebanyakan mengalami kegagalan yang terus menerus hingga menyebakan usahanya mengalami gulung tikar. Wajar saja, karena para peternak memang terbebani dengan kost yang tinggi. Harga pakan seperti jagung dan dedak semakin lama semakin melonjak, sementara makanan berkalori dari biota air yang dibutuhkan itik sulit didapat. Walaupun dapat diupayakan membelinya, namun harganya mungkin menjadi mahal akibat biaya transportasi. Akhirnya makanan berkalori yang diperlukan itik untuk merangsang supaya bertelur tidak terpenuhi. Ini mengakibatkan itik tidak bertelur dan mengalami keafkiran yang sangat panjang.
Dari pantauan MedanBisnis selama sepekan terakhir di kawasan pesisiran kabupaten Langkat, menunjukan, kalangan peternak itik petelur yang ada mampu bertahan dan berkembang. Misalnya, di Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjungpura, ada 10 sentra kelompok usaha peternak itik. Satu sentra terdiri 6-8 orang anggota kelompok ternak itik yang pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Usaha mereka per-sentranya menernakkan itik peking petelur rata-rata 3.000 ekor.
Milik Paimanto di Pematang Cengal, misalnya, itik petelur tersebut setiap harinya digembala di tepian sungai untuk dimandikan supaya kondisi itik tetap sehat. Dan selanjutnya itik-itik tersebut kembali dikarantina dalam lokasi kandang untuk bertelur dan makan. Sedangkan pakannya didatangkan dari hasil laut oleh nelayan seperti siput rantai dan anak ikan ditambah pakan lainnya berupa dedak kulit gabah.Ada juga peternakan itik tertutup di kawasan pinggiran pantai di daerah Pangkalanbrandan. Para peternak itik ini umumnya peternakan itik air untuk memproduksi telur itik segar.
Iskandar (32), salah seorang peternak itik di Jalan Meriam Kelurahan Sei Bilah Pangkalanbrandan kabupaten Langkat. Ini merupakan peternak itik milik usaha per orangan dengan jumlah ternak 5.000 ekor dan mampu memproduksi telur segar setiap harinya 3.000-an butir.
Cara peternakan yang dilakukannya adalah dengan cara membuat barak untuk berkumpulnya itik dengan sistem pengurungan. Peternakan ini mampu berkembang sejak ditekuninya lima tahun lalu. Semua pakan ternaknya berasal dari biota air seperti jenis kerang dan anak ikan, serta ditopang dengan dedak kulit gabah untuk membantu pertumbuhan bulu pada itik .
“Usaha di tepi pantai bisa membantu memperkecil pengeluaran. Sedangkan itik yang diternak juga cukup gizi dengan pemberian pakan dari laut yang dibeli dari nelayan. Semua itik yang tidak lagi bertelur karena sudah ketuaan, itu juga laku dijual dipasar,” sebut Iskandar kepada MedanBisnis, Selasa (15/7).


Kamis, 04 Oktober 2012

WISATA KULINER: Bebek Remuk Segoro Roso


  | 

          LEZAT—Menu kuliner bebek remuk segoro roso (JIBI/Harian Jogja/Tri Wahyu Utami)
Penyuka bebek goreng tentunya sayang jika melewatkan menu satu ini. Bebek Remuk Segoro Roso, di Jalan Veteran 179, Jogja sebelah barat XT Square Jogja. Di sana Anda akan menyantap bebek empuk sampai tulangnya dengan tiga pilihan sambal super pedas.
Sri Sukamti, pemiliki warung makan memasak bebek dengan cara presto selama 16 menit terhitung dari air mendidih. Bebek dibumbui aneka bumbu dapur lengkap, sehingga baunya harum dan saat digoreng, bumbu itu terasa sampai tulangnya.
Tapi bebek goreng di warung ini tidak hancur seperti namanya. “Tetap utuh seperti digoreng biasa, hanya saja dipresto sehingga lebih empuk. Daripada namanya bebek presto, saya namakan bebek remuk biar unik,” katanya, Selasa (17/4).
Pengunjung bisa memesan salah satu sambal, yakni sambal jojo dari lombok hijau, sambal traze berbahan trasi alami dari Jawa Timur atau sambal awank, alias sambal bawang. Satu porsi bebek goreng lengkap dengan nasi, lalapan, sambal dan es teh dihargai Rp19.000.
Selain bebek, ada pula ayam yang empuknya juga sampai tulang. Paket ayam dihargai Rp15.000 per porsi. Warung yang buka setahun lalu ini juga menyajikan nasi goreng sayur, ayam, seafood yang lezat.
Sementara minuman pilihannya ada lemon zoro, kami zoro, keduanya minuman serai. Ada pula minuman gogrokan atau wuwuh dan kopi luwak asli Aceh. Harga minuman Rp2.500-Rp5.000 per gelas. Warung ini buka setiap hari pukul 09.00-21.00 WIB.


1. SEJARAH SINGKAT
Itik dikenal juga dengan istilah Bebek (bhs.Jawa). Awalnya bebek berasal dari Amerika Utara merupakan itik liar ( Anas moscha) atau Wild mallard. Terus menerus dijinakkan oleh manusia hingga jadilah itik yang diperlihara sekarang yang disebut Anas domesticus (ternak itik).

2. SENTRA PERIKANAN
Secara internasional ternak itik terpusat di negara-negara Amerika utara, Amerika Selatan, Asia, Filipina, Malaysia, Inggris, Perancis (negara yang mempunyai musim tropis dan subtropis). Sedangkan di Indonesia ternak itik terpusatkan di daerah pulau Jawa (Tegal, Brebes dan Mojosari), Kalimantan (Kecamatan Alabio, Kabupaten Amuntai) dan Bali serta Lombok.

3. JENIS
Klasifikasi (penggolongan) itik, menurut tipenya dikelompokkan dalam 3 (tiga) golongan, yaitu: 
1. Itik petelur seperti Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV 2000-INA;
2. Itik pedaging seperti Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;
3. Itik ornamental (itik kesayangan/hobby) seperti East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.
Jenis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki campbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik CV 2000-INA dan itik-itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.

4. MANFAAT
1. Untuk usaha ekonomi kerakyatan mandiri.
2. Untuk mendapatkan telur itik konsumsi, daging, dan juga pembibitan ternak itik.
3. Kotorannya bisa sebagai pupuk tanaman pangan/palawija.
4. Sebagai pengisi kegiatan dimasa pensiun.
5. Untuk mencerdaskan bangsa melalui penyediaan gizi masyarakat.

5. PERSYARATAN LOKASI
Mengenai lokasi kandang yang perlu diperhatikan adalah: letak lokasi lokasi jauh dari  keramaian/pemukiman penduduk, mempunyai letak transportasi yang mudah dijangkau dari lokasi pemasaran dan kondisi lingkungan kandang mempunyai iklim yang kondusif bagi produksi ataupun produktivitas ternak. Itik serta kondisi lokasi tidak rawan penggusuran dalam beberapa periode produksi.

6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Sebelum seorang peternak memulai usahanya, harus menyiapkan diri, terutama dalam hal pemahaman tentang pancausaha beternak yaitu
(1). Perkandangan;
(2). Bibit Unggul;
(3). Pakan Ternak;
(4). Tata Laksana dan
(5). Pemasaran Hasil Ternak.

Penyiapan Sarana dan Peralatan
  1. Persyaratan temperatur kandang ± 39 ° C.
  2. Kelembaban kandang berkisar antara 60-65%
  3. Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang
  4. Kondisi kandang dan perlengkapannyaKondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi cukup sederhana asal tahan lama (kuat). Untuk perlengkapannya berupa  tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan lain yang bermaksud positif dalam managemen
     
  5. Model kandang ada 3 (tiga) jenis yaitu:
  • kandang untuk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga kandang box, dengan ukuran 1 m 2 mampu menampung 50 ekor DOD
  • kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok
  • kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik dewasa ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik dewasa dengan ukuran kandang 3 x 2 meter).
Pembibitan
Ternak itik yang dipelihara harus benar-benar merupakan ternak unggul yang telah diuji keunggulannya dalam memproduksi hasil ternak yang diharapkan.
1. Pemilihan bibit dan calon induk
    Pemilihan bibit ada 3 ( tiga) cara untuk memperoleh bibit itik yang baik adalah sebagai berikut :
  • membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya
  • memelihara induk itik yaitu pejantan + betina itik unggul untuk mendapatkan telur tetas kemudian meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas
  • membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari dinas peternakan setempat.Ciri DOD yang baik adalah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.
2. Perawatan bibit dan calon induk
  1. Perawatan Bibit. -> Bibit (DOD) yang baru saja tiba dari pembibitan, hendaknya ditangani secara teknis agar tidak salah rawat. Adapun penanganannya sebagai berikut: bibit diterima dan ditempatkan pada kandang brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam brooder adalah temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas kandang brooder (box) untuk 1 m² mampu menampung 50 ekor DOD, tempat pakan dan tempat minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater dan minumannya perlu ditambah vitamin/mineral.
  2. Perawatan calon Induk. -> Calon induk itik ada dua macam yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.
  3. Reproduksi dan Perkawinan. -> Reproduksi atau perkembangbiakan dimaksudkan untuk mendapatkan telur tetas yang fertil/terbuahi dengan baik oleh itik jantan. Sedangkan sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/pakan itik yang dibuat oleh manusia dan nature mating (perkawinan itik secara alami).
3. Pemeliharaan
  • Sanitasi dan Tindakan Preventif. -> Sanitasi kandang mutlak diperlukan dalam pemeliharaan itik dan tindakan preventif (pencegahan penyakit) perlu diperhatikan sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.
  • Pengontrol Penyakit. -> Dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Cacat dan tangani secara serius bila ada tanda-tanda kurang sehat pada itik.
  • Pemberian Pakan. -> Pemberian pakan itik tersebut dalam tiga fase, yaitu fase stater (umur 0– 8 minggu), fase grower (umur 8–18 minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) dengan kode masing-masing fase. Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:
  1. umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)
  2. umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai
  3. umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.
  4. umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).
Dalam hal pakan itik secara ad libitum, untuk menghemat pakan biaya baik tempat ransum sendiri yang biasa diranum dari bahan-bahan seperti jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen.

Pemberian minuman itik, berdasarkan pada umur itik juga
yaitu :
  • umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak ayam.
  • umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)

  • umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang  dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm untuk 200-300 ekor. Tiap hari dibersihkan.
4. Pemeliharaan Kandang
Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada.

7. HAMA DAN PENYAKIT
Secara garis besar penyakit itik dikelompokkan dalam dua hal yaitu:
  1. penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri dan protozoa
  2. penyakit yang disebabkan oleh defisiensi zat makanan dan tata laksana perkandangan yang kurang tepat
Adapun jenis penyakit yang biasa terjangkit pada itik adalah:
  • Penyakit Duck Cholera
Penyebab: bakteri Pasteurela avicida.
Gejala: mencret, lumpuh, tinja kuning kehijauan.
Pengendalian: sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat.
  • Penyakit Salmonellosis
Penyebab: bakteri typhimurium.
Gejala: pernafasan sesak, mencret.
Pengendalian: sanitasi yang baik, pengobatan dengan furazolidone melalui pakan dengan konsentrasi 0,04% atau dengan sulfadimidin yang dicampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat.
8. PANEN
1. Hasil Utama
Hasil utama, usaha ternak itik petelur adalah telur itik
2. Hasil Tambahan
Hasil tambah berupa induk afkir, itik jantan sebagai ternak daging dan kotoran ternak sebagai pupuk tanam yang berharga
9. PASCAPANEN
Kegiatan pascapanen yang bias dilakukan adalah pengawetan. Dengan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. Telur yang tidak diberikan perlakuan pengawetan hanya dapat tahan selama 14 hari jika disimpan pada temperatur ruangan bahkan akan segera membusuk.
Adapun perlakuan pengawetan terdiri dari 5 macam, yaitu:
  • Pengawetan dengan air hangat
Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur dapat bertahan selama 20 hari.
  • Pengawetan telur dengan daun jambu biji
Perendaman telur dengan daun jambu biji dapat mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan seperti telur pindang.
  • Pengawetan telur dengan minyak kelapaPengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.
  • Pengawetan telur dengan natrium silikatBahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna,jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat dapat menutupi pori kulit telur sehingga telur awet dan tahan lama hingga 1,5 bulan. Adapun caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat10% selama satu bulan.
  • Pengawetan telur dengan garam dapurGaram direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.


Bebek Siap Jual

Bagi para pemburu bebek, kami kabarkan bebek kami saat ini yang siap jual sementara sebanyak kurang lebih 1000 ekor. berat hidup antara 1 - 1,5 kg.
Jumlah ini Insya Allah akan meningkat, karena yang beratnya 0,7-0,9 kg kira2 sudah ada 1900-an dan yang masih umur 3 minggu ada 4.500 ekor.
Jadi saat ini kami sudah memiliki sekitar 7.400 ekor bebek. Insya Allah bulan Juli ini kami akan mendatangkan lebih banyak bebek lagi, karena kandangnya sudah siap.
Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Joko Lelono, hp : 08788-141-8387

peternakbebek


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More